Cara Memelihara Hamster

Berdasarkan teori dan pengalaman memelihara hamster selama setahun (Januari-Desember 2016). Maka saya mendapatkan beberapa fakta dan opini mengenai cara memelihara Hamster.

Intinya adalah:
Hamster adalah mahluk hidup. Dia butuh makan dan minum secara teratur. Dia butuh kasih sayang. Jangan memainkan hamster secara berlebihan. Ingat! Hamster itu bukan mainan. Jangan memainkannya seperti mainan biasa. Hamster itu makhluk hidup. Perlakukan Hamster dengan semestinya. Jika perlakuan kita kasar, maka Hamster bisa marah dan menggigit kita hingga berdarah-darah.
Hamster itu hewan lucu. Tapi dia itu kanibal. Dia bisa melukai saudaranya sendiri sampai mati. atau bahkan memakan bayinya/bayi yang lain. Memelihara hamster itu harus kuat mental.
OK. Sekarang  saya akan menjelaskan bagaimana cara memelihara hamster berdasarkan poin-poin pentingnya.




A. Kandang


  1. Alas kandang hendaknya rapat karena idealnya, hamster diberikan dasar kamdang berupa pasir kering (usahakan pasir Zeolit) Gunanya adalah untuk menyerap kotoran dan air seninya agar tidak terlalu menyengat; 
  2. Diatas pasir, boleh diberikan dasar kandang berupa serbuk kayu yang berguna untuk menghangatkan badan hamster dan menyerap air seninya agar cepat menguap sehingga kandang tidak basah.  
  3. Gantilah dasar kandang (pasir atau serbuk kayu) setidaknya seminggu-sekali. Semakin banyak hamster, semakin cepat bau. Oleh karena itu semakin banyak hamster hendaknya semakin sering diganti dasarnya.
  4. Kandang hamster jangan sampai basah atau kotor karena hamster bisa terserang penyakit. Hamster cocok di area kering. Selain itu bau yang tidak sedap bisa mengganggu orang lain/keluarga kita sendiri.
  5. Kandang hamster diusahakan luas; idealnya untuk satu hamster diperlukan 20 x 10 cm. hal ini karena hamster paling suka berlarian.
  6. Di dalam kandang hendaknya mainan; karena hamster adalah hewan aktif yang paling suka bermain dan sangat penasaran dengan hal baru.





B. Makanan dan Minuman


  1. Makanan favorit hamster adalah kuwaci atau kacang tanah. Kuwaci atau Kacang tanah hendaknya jangan terlalu banyak diberikan karena hamster bisa kegendutan (obesitas). Idealnya kuwaci itu 1/10 dari total makanan yang disediakan.
  2. Makanan utama hamster adalah biji-bijian. Misalnya kacang kedelai, kacang hijau, beras merah, gabah, jagung, milet. 
  3. Jika makanan yang tidak habis atau masih tersisa; buang saja, lalu cuci wadahnya; dan ganti makanannya karena mungkin sudah tercemar kotoran atau air seninya. Jangan dilihat, "koq masih ada ya" kemudian tidak dikasih makan. nanti hamsternya tidak mau makan, kemudian sakit dan mati.
  4. Jika makanan tidak disukai hamster atau hamster sudah bosan dengan makanan itu, biasanya tidak dimakan. Solusinya, ganti variasi makanan lainnya. 
  5. Jangan memberi makan Hamster dengan makanan yang sembarangan; terlalu banyak makanan yang sifatnya basah bisa membuat hamster mencret. Usahakan biji-bijian saja.
  6. Pur ikan juga hamster suka. Tapi tidak semuanya hamster suka. Kadang hamster bosan dengan pur ikan.
  7. Berikan makanan selingan seperti buah-buahan dan sayur2an; Tapi jangan sering-sering. Cukup tiga hari sekali.
  8. Makanan terlarang untuk hamster adalah bawang merah dan bawang putih karena ini sifatnya racun untuk hamster. Makana ini bisa membekukan darah hamster dalam waktu singkat. Akibatnya hamster bisa mati seketika. 
  9. Hamster paling suka minum; selalu dikontrol air minumnya; jangan sampai Hamster kehausan karena bisa dehidrasi dan mati.




C. Mainan


Beberapa mainan yang direkomendasikan untuk Hamster adalah:
  1. Tempat lari
  2. Tempat sembunyi (lorong-lorongan)
  3. Tempat memanjat

Mainan ini bisa dibeli atau dibuat sendiri. tergantung kreatifitas dari sang pemelihara.

D. Perawatan Lain


  1. Hamster tidak boleh dimandikan dengan air karena Hamster secara alami hidup di daerah kering.
  2. Hamster tidak boleh dijemur karena bisa terkena stroke.
  3. Usahakan jangan dimainkan oleh anak kecil kurang dari 5 tahun karena bisa dipencet, dibanting atau dilempar ketika menggigit. Hamster berresiko mati.
  4. Hamster jangan dibawa sambil berdiri. Hamster punya insting ingin bebas, lepas dan kabur dari genggaman tangan. Kalau hamster jatuh dari ketinggian beresiko kematian pada Hamster.
  5. Kalau Hamster hamil biasanya lebih galak dengan Hamster yang lain. Atau kadang kala tangan kita sering digigit. Segera pisahkan saja agar aman.
  6. Hamster yang sudah lama dipisah kemudian dicampur lagi dengan teman-temannya/saudara-saudaranya, biasanya berantem karena disangka pendatang baru/musuh. Solusinya: yang sudah lama terpisah, biarkan terpisah.
  7. Hamster yang terluka, segera obati dengan betadine; dan pisahkan (karantina hingga sembuh).


E. Punya Anak


  1. Segera pisahkan Induk dan anak-anak Hamster dari Hamster yang lain karena berresiko si-anak dimakan oleh yang lain.
  2. Berikan robekan-robekan kasar tisu untuk anak Hamster. Sisanya biar Hamster yang merapihkan untuk sarangnya.
  3. Memindahkan induk dan anak-anaknya usahakan memakai keresek/sarung tangan plastik. Ini berguna agar tangan kita tidak digigit induknya karena induk yang sudah mempunyai anak itu lebih galak dari biasanya. Dan anak yang terkena tangan secara langsung, bisa jadi baunya berubah sehingga induknya akan memakan anak yang pernah disentuh tangan.
  4. Jangan lupa kasih makan ekstra banyak kepada induk Hamster yang punya anak. Berikan makanan yang banyak protein (ikan/daging ayam/daging2an lainnya) karena menyusui itu butuh banyak protein. Biasanya ada yang memberikan ulat/larva kumbang (dijual di tempat-tempat makanan burung)
  5. Jangan lupa induk Hamster diberi minum karena menyusui itu butuh banyak air untuk memproduksi susu.
  6. Ingat! Kalau induk Hamster kurang asupan makanan; anaknya bisa dijadikan makanan oleh induknya karena hamster yang menyusui itu cepat lapar.
  7. Anaknya jangan dipegang langsung dengan tangan hingga umurnya 2 minggu. Kalau mau pegang anaknya, tangan harus pakai keresek yang bersih. Tangan/keresek yang bau mengakibatkan bau anak Hamster berubah kemudian dimakan induknya.
  8. Biarkan anak sampai berumur 1 bulan. Kalau kurang dari 1 bulan lalu dicampur dengan hamster yang lain bisa dimakan!

F. Musuh Hamster

Musuh alami Hamster adalah:
  1. Kucing
  2. Tikus (liar)
  3. Hamster lain yang belum pernah ketemu (tiap Hamster mempunyai psikologi yang berbeda. Ada yang mudah akrab bergaul dengan yang baru, ada yang cuek dan --yang berbahaya-- ada yang menganggap hamster baru sebagai musuh)
  4. Hamster laki-laki yang sekandang dengan laki-laki yang sudah dewasa.

Demikian pengalaman dalam memelihara Hamster. Silakan berkomentar untuk bertanya dan menambahkan pengalaman. Selamat memelihara Hamster.

Komentar

  1. Salah satu tips yang penting adalah hamster perlu dipelihara dalam kandang yang aman. Hamster selalu berusaha melarikan diri dan juga rentan terhadap predator.

    BalasHapus

Posting Komentar

Silakan dikomentari. Syaratnya, komentarnya nggak berbau SARA dan sopan :)

Postingan populer dari blog ini

Mi'raj dan Isra

Ulama Pewaris Nabi dan Ulama Seburuk-buruk Makhluk

Doa Memasuki Tahun Baru