Artikel Unggulan

Belajar SEO: Apa Blog kita sudah Diindeks Google?

Kali ini saya akan berbagi tips yang berkaitan dengan Belajar SEO. Kali ini akan dibahas bagaimana mencari tahu apakah blog, web, situs kita sudah diindeks atau dicatat oleh Google dalam pencariannya atau belum. Nah, caranya cukup mudah. Kita harus tahu alamat Blog kita. Misalnya: https://isa.web.id atau https://isa-mujahid-islam.blogspot.com Maka tahap pertama adalah, (1) Buka Google.co.id (2) Lalu masukkan kata pencariannya dengan menuliskan awalan site:  atau inurl:  ditambah dengan nama blog kita tau domain milik kita. Lalu tekan enter. Misalnya seperti gambar di bawah ini: site:isa.web.id atau site:isa-mujahid-islam.blogspot.com atau inurl:isa.web.id atau inurl:isa-mujahid-islam.blogspot.com (3) Maka akan muncul halaman-halaman blog kita yang sudah diindeks atau dicatat dalam database server Google sehingga akan tampil dalam daftar pencarian. Seperti ini: Selamat mencoba :)

Waqf-e-Zindegi Bagian 4

Hadhrat Masih Mau'ud a.s. bersabda,

“Solidaritas (kepedulian)  terhadap sesama manusia dan makhluk Allah adalah sesuatu yang merupakan bagian kedua dari iman, yaitu, yang tanpanya iman ini tidak akan sempurna dan kokoh.

Untuk memberikan manfaat serta solidaritas kepada orang lain, pengurbanan adalah suatu hal penting, dan di dalam ayat:

لَن تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ...ـ

("Kalian sama-sekali tidak akan meraih kebaikan sejati sebelum kalian membelanjakan sesuatu yang paling kalian cintai..."  - Ali’Imran, 93).

Ini pun yang diberikan adalah ajaran serta anjuran tentang pengurbanan tersebut.

Jadi, membelanjakan harta di jalan Allah pun merupakan standar serta takaran bagi kebaikan dan ketakwaan manusia.  Takaran serta takaran waqaf Lillāhi yang terdapat di dalam kehidupan Abu Bakar r.a. adalah ketika Rasulullah saw. menyatakan suatu keperluan, dan Abu Bakar r.a. pun membawa seluruh isi rumah beliau.”

Keterangan:
  • Malfuzat, Add. Nazir Isyaat, London, 1984, Jilid II, hlm. 96

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penjelasan Rasulullah saw tentang Aqiqah

Cara Menulis Arab di Blog

Ulama Pewaris Nabi dan Ulama Seburuk-buruk Makhluk