Artikel Unggulan

Belajar SEO: Apa Blog kita sudah Diindeks Google?

Kali ini saya akan berbagi tips yang berkaitan dengan Belajar SEO. Kali ini akan dibahas bagaimana mencari tahu apakah blog, web, situs kita sudah diindeks atau dicatat oleh Google dalam pencariannya atau belum. Nah, caranya cukup mudah. Kita harus tahu alamat Blog kita. Misalnya: https://isa.web.id atau https://isa-mujahid-islam.blogspot.com Maka tahap pertama adalah, (1) Buka Google.co.id (2) Lalu masukkan kata pencariannya dengan menuliskan awalan site:  atau inurl:  ditambah dengan nama blog kita tau domain milik kita. Lalu tekan enter. Misalnya seperti gambar di bawah ini: site:isa.web.id atau site:isa-mujahid-islam.blogspot.com atau inurl:isa.web.id atau inurl:isa-mujahid-islam.blogspot.com (3) Maka akan muncul halaman-halaman blog kita yang sudah diindeks atau dicatat dalam database server Google sehingga akan tampil dalam daftar pencarian. Seperti ini: Selamat mencoba :)

Ulama Pewaris Nabi dan Ulama Seburuk-buruk Makhluk

Sepengetahuan saya, ada dua macam ulama. Ada ulama yang baik dan ada yang buruk. Apa sabda Rasulullah saw mengenai hal itu? Simak ulasan berikut.

Ulama Pewaris Nabi


Hadits1:

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ خِدَاشٍ الْبَغْدَادِيُّ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ الْوَاسِطِيُّ، حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ رَجَاءِ بْنِ حَيْوَةَ، عَنْ قَيْسِ بْنِ كَثِيرٍ، قَالَ قَدِمَ رَجُلٌ مِنَ الْمَدِينَةِ عَلَى أَبِي الدَّرْدَاءِ وَهُوَ بِدِمَشْقَ فَقَالَ مَا أَقْدَمَكَ يَا أَخِي فَقَالَ حَدِيثٌ بَلَغَنِي أَنَّكَ تُحَدِّثُهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ أَمَا جِئْتَ لِحَاجَةٍ قَالَ لاَ ‏.‏ قَالَ أَمَا قَدِمْتَ لِتِجَارَةٍ قَالَ لاَ ‏.‏ قَالَ مَا جِئْتَ إِلاَّ فِي طَلَبِ هَذَا الْحَدِيثِ قَالَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ‏

ـ"‏ مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَبْتَغِي فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الْمَلاَئِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِي الأَرْضِ حَتَّى الْحِيتَانُ فِي الْمَاءِ وَفَضْلُ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ إِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الأَنْبِيَاءِ إِنَّ الأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلاَ دِرْهَمًا إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَ بِهِ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ ‏"‏ـ

‏ قَالَ أَبُو عِيسَى وَلاَ نَعْرِفُ هَذَا الْحَدِيثَ إِلاَّ مِنْ حَدِيثِ عَاصِمِ بْنِ رَجَاءِ بْنِ حَيْوَةَ وَلَيْسَ هُوَ عِنْدِي بِمُتَّصِلٍ هَكَذَا حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ خِدَاشٍ بِهَذَا الإِسْنَادِ ‏.‏ وَإِنَّمَا يُرْوَى هَذَا الْحَدِيثُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ رَجَاءِ بْنِ حَيْوَةَ عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ جَمِيلٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَهَذَا أَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ مَحْمُودِ بْنِ خِدَاشٍ وَرَأَى مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ هَذَا أَصَحَّ ‏.‏

روه الترمذي, كتاب العلم عن رسول الله صلى الله عليه وسلم, باب مَا جَاءَ فِي فَضْلِ الْفِقْهِ عَلَى الْعِبَادَةِ

Artinya: "Barangsiapa yang mengambil jalan mencari ilmu, maka Allah membuat jalan ke surga mudah baginya. Dan malaikat menurunkan sayap mereka karena ridho dengan pencari ilmu. Dan sesungguhnya ampunan dimintakan untuk seseorang yang berpengetahuan oleh siapa pun yang ada di langit dan siapa yang ada di bumi, bahkan ikan di perairan. Dan keunggulan orang yang berilmu dibanding dengan orang ahli ibadah adalah seperti keunggulan bulan purnama dibandingkan benda-benda angkasa yang lain. Memang, para ulama itu adalah pewaris para nabi, dan nabi tidak meninggalkan Dinar atau Dirham. Satu-satunya warisan para ulama adalah pengetahuan, sehingga siapa pun yang mengambil darinya, maka dia memang mengambil sesuatu yang paling berharga."

(H.R. Tirmizi, Kitab Ilmu dari Rasulullah saw, Bab Mengenai Keutamaan Pemahaman (Ilmu) dibandingkan (Ahli) Ibadah)

Ulama Seburuk-buruk Makhluk



Hadits2:

يوشَكُ أن يأتيَ على النَّاسِ زمانٌ لا يبقَى من الإسلامِ إلَّا اسمُه ولا يبقَى من القرآنِ إلَّا رسمُه مساجدُهم عامرةٌ وهي خرابٌ من الهُدَى علماؤُهم أشرُّ مَن تحتَ أديمِ السَّماءِ من عندهم تخرُجُ الفتنةُ وفيهم تعودُ

الراوي : علي بن أبي طالب | المحدث : البيهقي | المصدر : شعب الإيمان
الصفحة أو الرقم: 2/788 | خلاصة حكم المحدث : منقطع

Artinya: Dari Ali bin Abi Thalib berkata, Rasulullah saw bersabda, "Dekat zaman bagi manusia, (bahwa) tidak tersisa dari Islam itu kecuali namanya, dan (tidak tersisa) dari Alquran kecuali tulisannya, masjid-masjid mereka mewah tetapi jauh dari petunjuk, ulama mereka itu paling buruk (diantara seluruh makhluk) di bawah kolong langit, dari mereka keluar fitnah dan (fitnah itu) akan kembali kedalam diri mereka.

(H.R Baihaqi)

Komentar

Posting Komentar

Silakan dikomentari. Syaratnya, komentarnya nggak berbau SARA dan sopan :)

Postingan populer dari blog ini

Penjelasan Rasulullah saw tentang Aqiqah

Cara Menulis Arab di Blog